GERAKAN LITERASI SEKOLAH

 COVER GERAKAN LITERASI SEKOLAHLiterasi membaca dan menulis adalah kunci dari pemerolehan ilmu pengetahuan. Tanpa kemampuan literasi membaca dan menulis yg memadai maka masa depan bangsa kita akan suram karena tidak akan mampu utk bersaing dg bangsa-bangsa lain. Menurut Dr. Roger Farr “Membaca Adalah Jantungnya Pendidikan”.  Tanpa membaca pendidikan akan ‘mati’. 
     Membaca merupakan batu loncatan bagi keberhasilan di sekolah dan dalam kehidupan kelak dalam masyarakat. Tanpa kemampuan membaca yang layak, keberhasilan di sekolah lanjutan dan di perguruan tinggi adalah tidak mungkin. Menurut Glenn Doman (penulis buku “How to Teach Your Baby to Read”)  “Membaca merupakan salah satu fungsi yang paling penting dalam hidup. Semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca.
Berdasarkan hasil penelitian Taufik Ismail ke SMA di 13 negara antara Juli s.d. Oktober 1997 mengenai:

1.  Kewajiban Membaca buku
2. Tersedianya buku wajib di perpustakaan sekolah
3. Bimbingan Menulis
4. Pengajaran  Sastra di Sekolah
ternyata, siswa kita tidak membaca dan tidak menulis. Siswa kita rabun membaca dan pincang menulis. Sementara semua siswa di negara yang dikunjunginya wajib membaca antara 6 s.d. 32 buku novel  ternyata siswa kita membaca 0 (nol) buku alias tidak diwajibkan untuk membaca satu pun karya sastra. Ini yang disebut oleh Taufik Ismail sebagai “TRAGEDI NOL BUKU”.
Berkenaan dengan itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan “Gerakan Literasi Sekolah”.  Untuk menambah referensi teman-teman dalam upaya menyukseskan gerakan literasi ini kami persilakan mengunduh “Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah” di sini!

Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | Meninggalkan komentar

FLS2N Tahun 2016

Juklak FLS2N_SMP_ 2016Teman-teman yang membutuhkan Juklak FLS2n Tahun 2016 silakan unduh di sini!

Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | Meninggalkan komentar

Kisi-Kisi US Tahun 2016

Teman-teman yang menginginkan kisi-kisi US tahun 2016 silakan unduh!

Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | 10 Komentar

Materi dan Daftar Hadir Fasilitasi Pembelajaran Tahun 2015

Teman-teman yang memerlukan materi dan daftar hadir kegiatan Fasilitasi Pembelajaran yang dilaksanakan di Gedung Menza silakan unduh! Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih atas partisipasi aktif teman-teman semua.

Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | 3 Komentar

Undangan Fasilitasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 2015

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengundang Bapak dan Ibu Guru Bahasa Indonesia SMP sebagaimana yang namanya tercantum dalam lampiran undangan berikut ini:
1.UNDANGAN_0012.LAMPIRAN_1_0013.LAMPIRAN_2_001atau silakan diunduh di sini!
4.LAMPIRAN_3_001

Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | 8 Komentar

Selamat kepada Ayesha Kamila Rafifah

Pengurus MGMP Bahasa Indonesia SMP Provinsi DKI Jakarta mengucapkan selamat kepada Ayesha Kamila Rafifah siswi SMP Negeri 49 Jakarta yang telah memenangkan Lomba Menulis Cerpen (LMC) Tingkat Nasional Tahun 2015. Cerpen dengan judul “Langit Jingga Ibu” itu terpilih sebagai cerpen terbaik III. Selamat! (Data lengkap pemenang LMC Tingkat SMP Tahun 2015)

Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | 2 Komentar

Putra Wajo Juara Lomba Menulis Cerpen 2015

M-Isrul

Tema yang diusung Muhammad Isrul yang berjudul Piala di Atas Dangau juga berangkat dari kisah nyata yang dialaminya. Siswa SMP Negeri 4 Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, ini mengatakan cerpennya yang berangkat dari pengalaman hidupnya menjadi daya tarik dewan juri untuk memilihnya sebagai Juara I LMC SMP/MTs. 
“Teruslah menempuh pendidikan meskipun mengalami hambatan. Teruslah menjunjung tinggi pendidikan karena ilmu tidak bisa dibeli melainkan dicari,” ujar Isrul yang mengalami kesulitan ekonomi saat ia hendak melanjutkan pendidikan dari jenjang SD di desa ke jenjang SMP di kota.
Dua juara menulis tingkat nasional ini memiliki kesamaan hobi, yaitu membaca. Kalyana mewajibkan diri membaca minimal satu buku per hari sejak kelas II SD. Sehingga, dalam setahun, ratusan buku dilahap oleh pengidola penulis Tere Liye ini.
Sementara Isrul, yang orangtuanya berprofesi sebagai petani, hanya membaca buku di hari Ahad. Sebab, Senin-Sabtu pagi diisi dengan belajar  dan latihan sanggar seni sastra di sekolah. Sedangkan di sore hari ia membantu ayahnya membajak sawah. “Saya orang sibuk. Baru hari Minggu bisa baca, dapat tiga buku,” jelas penyuka buku inspirasi dan pendidikan ini. Ia pun bercita-cita menjadi guru.
Isrul punya pesan sederhana kepada siswa se-Indonesia. Ia ingin mereka terus menulis dan berkarya karena karya tidak bisa dibeli melainkan dicari. Sementara Kalyana berpesan agar siswa-siswi se-Indonesia tidak pernah menyerah dalam berusaha. “Selalu percaya diri Tuhan selalu menyertai kalian kalau kalian tetap berusaha dan menulis,” ucapnya.

(Sumber: http://dikdas.kemdikbud.go.id/)
Dipublikasi di GALERI KEGIATAN | 3 Komentar